Sejarah Desa

-

-Setiap desa atau daerah pasti memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri yang merupakan pencerminan dari karakter dan pencirian khas tertentu dari suatu daerah. Sejarah desa atau daerah seringkali tertuang dalam dongeng-dongeng yang diwariskan secara turun temurun dari mulut ke mulut sehingga sulit untuk dibuktikan secara fakta dan tidak jarang dongeng tersebut dihubungkan dengan mitos tempat-tempat tertentu yang dianggap keramat. Dalam hal ini Desa Hargomulyo juga memiliki hal tersebut yang merupakan identitas dari desa ini yang akan kami tuangkan dalam kisah-kisah di bawah ini.

 

  1. Asal Usul (Sejarah) Desa Hargomulyo

                Desa Hargomulyo mempunyai cerita tersendiri, konon pada sekitar tahun 1944, sebelum diberi nama Desa Hargomulyo, Hargomulyo terdiri dari 3 kelurahan. Ketiga Kelurahan tersebut adalah Kelurahan Sawon, Kelurahan Pripih dan Kelurahan Banjaran yang digabung menjadi satu dengan nama Desa Hargomulyo. Kelurahan Sawon terdiri dari pedukuhan Tapen, Tlogolelo dan Grindang dipimpin oleh seorang lurah bernama R. Mangkudisastro, Kelurahan Pripih terdiri dari pedukuhan Pripih, Pucanggading, Kadigunung dan Tonobakal dipimpin oleh seorang lurah bernama R. Atemosetiko, sedangkan Kelurahan Banjaran terdiri dari pedukuhan Banjaran, Tangkisan I, Tangkisan II, dan Tangkisan III dipimpin oleh seorang lurah bernama R. Mangkupuspito. Berdasarkan musyawarah ketiga kelurahan tersebut sepakat bergabung menjadi satu diberi nama Desa Hargomulyo. Adapun arti dari kata Hargomulyo adalah: Hargo artinya gunung (wilayahnya banyak terdiri dari wilayah pegunungan), sedangkan Mulyo artinya sejahtera. Jadi Hargomulyo mengandung maksud/arti Daerah/wilayah yang banyak terdiri dari daerah pegunungan tetapi rakyat/warganya dapat sejahtera.

  2. makna Logo Desa Hargomulyo

 

 

-          Hitam

-          Melambangkan perlindungan, sesuatu yang negatif, mengikat, kekuatan, formalitas, misteri, perasaan yang dalam, kesedihan, kemarahan, harga diri. Warna hitam digunakan untuk menunjukkan kekuatan dan ketegasan seseorang dalam memimpin Desa hargomulyo

-          Putih
Menunjukkan kedamaian, pencapaian diri, spiritualitas, kemurnian atau kesucian, kesederhanaan, ke- sempurnaan, kebersihan, cahaya,  keamanan, persatuan di Desa Hargomulyo

-          Kuning
Merujuk pada matahari, ingatan, imajinasi logis, energi sosial, kerjasama, kebahagiaan, kegembiraan, kehangatan, loyalitas, tekanan mental, persepsi, pemahaman, kebijaksanaan, penipuan, kelemahan, penakut, aksi, idealisme, optimisme, imajinasi, harapan, musim panas, filosofi, ketidak pastian, resah dan curiga.

-          Hijau
Menunjukkan warna bumi, penyembuhan fisik, kelimpahan, keajaiban, tanaman dan pohon, kesuburan, kemakmuran, pertumbuhan, muda, kesuksesan materi, pembaharuan, daya tahan, keseimbangan, ketergantungan dan persahabatan. 

-          Biru
Biru laut atau biru muda, menunjukkan kesan Komunikasi, kebijakan, perlindungan, inspirasi spiritual, tenang, kelembutan, dinamis, air, kreativitas, kedamaian, kepercayaan, loyalitas, kepandaian, kesedihan, kestabilan, kepercayaan diri, kesadaran, pesan, ide, berbagi, idealisme, persahabatan dan harmoni, kasih sayang, harapan masa depan yang cerah.

-          Warna Biru juga dapat menampilkan kekuatan teknologi, kebersihan, udara, air dan kedalaman laut. Selain itu, jika digabungkan dengan warna merah dan kuning dapat memberikan kesan kepercayaan dan kesehatan.

-          Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan ‘kepercayaan’.

 

Makna LOGO DESA HARGOMULYO  adalah sebagai berikut :

  1. Bintang bersudut lima yang melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila, bermakna bahwa perangkat desa hargomulyo selalu menta’ati dan menjunjung tinggi norma-norma agama dalam melaksanakan tugas kePemerintahan dalam Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
  2. Butiran padi dan kapas yang melingkar berbentuk bulatan bermana bahwa perangkat desa Hargomulyo mengemban tugas untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, makmur, dan merata.
  3. Perisai yang berbentuk segi lima sama sisi dimaksudkan bahwa kerukunan hidup antar umat beragama di negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dilindungi sepenuhnya sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945
  4. Makna tulisan Jawa “Netro Nala Manjing Budi” 
  5. Makna 1952 adalah tahun lahir atau berdirinya Desa HARGOMULYO di tahun 1952
  6. Filosofi gambar gunung menunjukan arti sesungguhnya Desa Hargomulyo yang berarti Hargo :Gunung, Mulyo : pencapaian kemuliaan desa.
  7. Dua tangan yang membentuk gambaran Hati, menunjukan kecintaan warga hargomulyo untuk saling mengenal, menyapa, berbaik hati, ramah, dan saling sayang-manyayangi sesama selayaknya kecintaan sebuah rumah tangga yang penuh dengan makna kedamaian.